Posted on

Aneka Pizza Unik Kreasi Chef Sugih

Hidup di pedalaman bikin gue gak bisa ngerasain apa yang orang kota bisa nikmatin. Salah satu misalnya adalah ngenikmatin makanan cepat saji (fast food) kaya hamburger, lasagna, spageti, kebab, dan pizza. Dulu selama zaman gue masih sekolah di Bogor dari kecil gue suka banget makan pizza tiap kali dibeliin sama bokap. Biasanya bokap ngebeliin pizza pas kami sekeluarga jalan-jalan mengisi liburan ke Taman Safari, Puncak, Dufan, Ancol, Taman Mini,Β  dll (dan lupa lagi, pemirsa). Gue selalu inget bokap gak pernah absen ngebeliin pizza tiap kali kami sekeluarga pergi jalan-jalan bersama. Meskipun banyak sodara gue yang gak terlalu doyan makan pizza cuma gara-gara toppingnya yang agak lengket dan sering bikin mereka muntah, akhirnya cuma gue yang selalu ketagihan. Sekarang kalo gue makan pizza, gue selalu inget kenangan jalan-jalan sama almarhum bokap. Rasanya sering sedih tiap kali inget semua kenangan itu.

Selain pizza, gue juga hobby banget makan burger. Walaupun kata nyokap masakan di rumah jauh lebih menyehatkan ketimbang fast food yang dijual di pinggir jalan. Kebanyakan fast food di pinggir jalan memang kurang higienis dan terlalu banyak mengandung zat pengawet. Jadinya semua makanan itu malah tergolong junk food alias makanan sampah. Parahnya junk food bisa menimbulkan berbagai penyakit karena terlalu banyak mengandung kolesterol.

Semenjak tinggal di daerah pedalaman gue gak pernah lagi bisa makan pizza ataupun burger. Alhasil gue cuman bisa ngiler tiap kali ngeliat iklannya di tv. Gue juga ngerasa prihatin sama murid-murid gue kalo pas gue ngajar Bahasa Inggris. Masalahnya sering banget muncul percakapan di buku yang temanya soal makanan. “What kind of food do you like? Do you like pizza, hotdog, or hamburger?” (Makanan seperti apa yang kamu suka? Apakah kamu suka pizza, hotdog, atau hamburger?). Murid-murid gue cuma bisa bengong tiap kali ketemu dialog model gitu di buku. Soalnya mereka belum pernah ngerasain kaya apa rasanya burger sama pizza. Kesannya pizza & burger adalah makanan mewah yang cuma bisa dinikmatin sama orang kota. Boro-boro pizza, bisa makan bakso aja dah syukur.

Berbekal keterampilan memasak yang gue punya, pas nyokap buka kafe baruΒ  bulan kemaren, gue berinisiatif buat ngenalin aneka western food ke masyarakat di kampung gue. Kalo nyokap cuma bikin masakan Indonesia kaya soto ayam Bogor, pempek Palembang, Gado-gado Betawi, nasi goreng spesial, asinan Bogor dan lain sebagainya, gue melengkapinya dengan menu burger, pizza, kebab, dan sosis bakar. Semua diolah dengan tangan gue sendiri. Tentunya dijamin higienis karena gak pake zat-zat yang aneh-aneh.

Baru hari pertama kafe nyokap dibuka, antrean pembeli langsung membludak. Soalnya pas hari itu gue gencar banget ngepromosiin ke semua orang di sekitar gue. Termasuk semua kontak yang ada di hp. Alhamdulillah, respon masyarakat soal pizza yang gue bikin jadi trending topic orang sekampung. Banyak dari pembeli yang tersenyum sumringah karena baru pada tahu yang namanya pizza. “Oh, jadi ini yang namanya pizza toh? Enak juga ya!”, “Wah asyik, kita gak perlu turun ke kota lagi buat beli pizza!”, “Mantap deh meskipun ini di kampung tapi menu yang ada di kafe ini internasional banget! Bisa bikin sushi sama bulgogi nggak?” Ada kepuasan tersendiri waktu gue ngeliat ekspresi para pembeli. Lucunya di kampung gue sebenarnya banyak banget pendatang dari Pulau Jawa, tapi mereka pada nggak tau sama yang namanya pizza dan burger. “Pizza? Apa itu pizza? Sejenis rendang atau supkah? Burger itu bubur seger yak?” #Gubrak! *nih orang habis semedi di dalam goa kali ya?*

Nah, supaya pizza diminati para pembeli selain toppingnya harus enak dan gurih, bentuk-bentuk pizza juga harus dibuat seunik mungkin supaya minat konsumen lebih besar dan menggugah selera makan. Pizza yang gue bikin bahannya mudah didapat dan harga jualnya pas dengan kantong anak kos-kosan. Pemirsa mau nyoba bikin sendiri? Berhubung gue bukan orang pelit, nih gue kasih deh resepnya. Silakan disimak ya…

Beberapa pizza unik kreasi gue sebelum dipanggang :

Pizza Sakura buat pengagum keindahan negara Jepang.

image

Pizza Romantis buat pasangan yang lagi dimabuk cinta.

image

Pizza Bintang buat anak-anak yang memiliki cita-cita tinggi.

image

Butterfly Pizza buat pecinta keindahan
image

Pizza bundar untuk orang yang menyukai kesederhanaan
image

Ordinary pizza satu untuk kebersamaan
image

Sunflower pizza untuk hari yang selalu ceria
image

Resep Pizza Unik

Bahan adonan :
-Tepung terigu 400 gram
-Telur ayam 1 butir
-Mentega 3 sdm
-Minyak goreng 3 sdm
-Fermipan (ragi instan) 40 gram
-Air susu hangat 1 gelas

Cara membuat adonan :
1. Campurkan semua bahan di atas dalam sebuah baskom.
2. Aduk rata, lalu masukkan air susu hangat dan campurkan kembali hingga adonan menyatu menyeluruh.
3. Bila adonan sudah kalis dan tidak lengket di tangan, gumpalkan adonan menjadi satu bulatan penuh! Lalu tutuplah baskom dengan kain serbet bersih selama minimal 15 menit agar adonan mengembang.
4. Sementara adonan didiamkan, siapkan bahan tumisan untuk topping.

Bahan topping :
-Bawang bombay setengah siung, cincang halus;
-Cabe hijau 3 buah, iris menyerong;
-Bawang bakung 2 batang, iris tipis;
-Telur ayam 1 butir, kocok hingga putih dan kuning telur merata;
-Sosis daging ayam/sapi 4 buah, iris menyerong. Selain sosis bisa juga memakai jamur kancing yang diiris tidak terlalu tebal;
-Tomat 3 buah, cincang halus;
-Paprika 1 buah, iris memanjang 2 cm. Bila tidak ada paprika bisa diganti dengan satu buah jagung manis, preteli jagung dan buang batangnya.
-Daging ayam 300 gram, goreng kemudian cincang dadu atau potong suwir-suwir. Bisa juga memakai daging kornet untuk penyuka daging sapi;
-Gula pasir secukupnya;
-Bumbu penyedap Royco/Masako secukupnya.

Cara membuat topping :
1. Tumis bawang bombay hingga harum.
2. Masukkan cabe hijau, bawang bakung, tomat, sosis, telur, daging, dan sayuran lainnya.
3. Bubuhi gula pasir dan bumbu penyedap, aduk hingga tumisan terasa gurih dan aromanya tercium harum.

Bahan pelengkap pizza :
-Keju parut secukupnya;
-Saus tomat/saus pedas (sesuai selera), bisa juga menggunakan mayonaise untuk menciptakan rasa yang berbeda.

Cara membuat pizza :
1. Ambil adonan sebanyak kepalan tangan, pipihkan di atas teflon.
2. Cetak adonan sesuai bentuk yang diinginkan. Misalnya bentuk hati, bintang, bunga, lingkaran, lingkaran bergerigi, dan lain sebagainya. Berikan batas tepian sedikit lebih tebal/tinggi daripada bagian tengahnya.
3. Oleskan mayonaise atau saus ke atas adonan yang telah dipipihkan dan dibentuk sesuai keinginan. Pastikan olesannya merata!
4. Tuangkan topping yang telah ditumis ke atas adonan yang telah dilumuri mayonaise/saus.
5. Ratakan topping di atas permukaan pizza.
6. Tuangkan saus sekali lagi di atas topping!
7. Taburkan irisan keju atau keju yang telah diparut!
8. Panggang dalam keadaan tertutup rapat di atas kompor dengan nyala api kecil selama kurang-lebih 5 menit.
9. Tusuk dengan garpu untuk memastikan kematangannya! Bila adonan tidak melekat pada garpu, berarti pizza sudah matang. Pastikan pizza tidak gosong dan mudah diangkat dari teflon!

Pizza siap disantap!^^Β  Satu adonan di atas dapat disajikan hingga 5 porsi (5 teflon). Selamat mencoba ya…

Postingan selanjutnya gue kasih resep kebab super, mayonaise lemon, dan cara bikin sosis home made. Jangan lewatkan!

Advertisements

About Sugih

I'm just an ordinary people

21 responses to “Aneka Pizza Unik Kreasi Chef Sugih

  1. Gara ⋅

    Dirimu baik sangat Mas, biasanya kan orang malah enggan berbagi di blog kalau soal resep komersil soalnya jadi rahasia perusahaan :hehe. Semoga amal baikmu ini mendapat balasan yang setimpal ya, Mas. Selamat juga atas pembukaan kafenya, semoga sukses selalu dan senantiasa banyak pengunjungnya :)). Kalau saya nanti dapat kesempatan tandang ke Kalimantan, bolehkah saya mampir? :hehe.

    They all look delicious! Saya baru tahu kalau pizza ini tidak menggunakan oven saat membuatnya, jadi buat saya yang tidak punya oven di kampung, ini memungkinkan sekali untuk dibikin :haha. Kalau bikin sendiri kan lebih terjamin kebersihan bahan-bahan makanannya :)).

    • Sugih

      Bli, ilmu itu harus kita bagi agar pahalanya mengalir kepada orang yang menerimanya. Terutama resep masakan pasti harus diwariskan secara turun-temurun supaya masakan itu tidak punah. Sebenarnya banyak sekali lho masakan Indonesia yang sudah punah, terutama masakan Sunda. Wah, saya prihatin banget melihatnya. Terima kasih banyak Bli atas doanya. Silakan berkunjung ke tempat saya, nanti saya buatkan hidangan yang spesial untuk Bli :))
      Betul Bli, memanggangnya pakai teflon dan tidak memerlukan waktu lama. Terlebih bila kita gesit dan terampil akan semakin cepat mengolahnya. Dan pembuatan pizza ini lebih higienis karena terjaga kebersihannya. Selamat mencoba ya Bli πŸ™‚

      • Gara ⋅

        Ooh, masakan Sunda, ya… sesekali dibahas dong Mas di blognya :hehe *rikues gitu*.
        Iya. Terima kasih banyak ya Mas Sugih.

      • Sugih

        Wah, merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk menerima request dari Bli. Tapi saya harus melakukan riset dulu, tanya-tanya sama sesepuh biar nggak salah bumbu. Hehehe… πŸ™‚

      • Gara ⋅

        Baiklah, ditunggu risetnya :hehe. Semangat yak :hoho.

  2. asnan ⋅

    ha ha ha….kkayanya enak ga yaaaa????

  3. Bisa buat pizza sendiri.. Keren banget mas.. Ada resepnya lagii.. Makasih nih info buat yg hobi masak..

  4. wahhh, enak ini buat buka puasa ya Mas. πŸ˜€

    • Sugih

      Silakan dicoba resepnya Mas Ridwan, lumayan menghemat uang daripada membeli jadi. Karena 1 pizza di restoran setara dengan harga 5 pizza buatan sendiri. Apalagi hidangan pizza cocok untuk berbuka puasa.

  5. omnduut

    Waduuuh, gimana bisa ini PAMER foto Pizza tanpa aku bisa cicipin? hah? hah? apa maksudnya ini? hah? hehehe mauuuuuuuu pizzanya

    • Sugih

      Maaf lambat balas komentarnya Bang, ponsel dan laptop saya mendadak rusak bersamaan bulan kemarin.

      Kalau seandainya suatu saat nanti kita dapat bertemu, insya Allah akan saya buatkan spesial untuk Bang Nduut. Mudah-mudahan saja terwujud ya… πŸ™‚

  6. jinkabum

    hahaha… ini sih anti mainstream banget. kalo biasanya pizza bentuknya bulet yang ini bentuknya macem-macem….
    Good job, bang!

  7. Felicity

    Saya ngga nyangka kalo kamu jago masak dan kreatif pula, bikin pizza romantis, pizza bintang, pakai cabe hijau, telur ayam …. Baru tahu kalau pizza bisa dimasak dengan teflon….betul2x deh angkat topi. Nambah lagi berarti jasa kamu, nggak hanya pelopor bimbel tapi pelopor memperkenalkan pizza… πŸ™‚

    • Sugih

      Kalau punya waktu senggang saya memang suka sekali memasak. Lumayan menghemat uang daripada makan di luar. Terlebih masakan sendiri pastinya jauh lebih higienis kan? Keseringan tiap kali mengikuti perkemahan pramuka saya ditempatkan di bagian dapur. Ada kepuasan tersendiri setiap melihat orang lain menikmati masakan kita. Apalagi kalau sampai mendapat pujian. Semakin termotivasi untuk menciptakan resep baru. Hehe… 😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s