Posted on

Bertanam Sawit, Murid SD Bisa Study Tour Gratis!

20150222_161634

Sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah pada umumnya memiliki areal tanah yang relatif luas. Dengan luas lahan minimal 4 hektar sedikitnya setiap sekolah memiliki lapangan sepakbola sendiri. Tidak jarang ada sekolah yang memiliki lahan seluas hingga 10 hektar (=100.000 m2). Namun bila tanah yang tidak terpakai terbengkalai, bisa menyebabkan tanaman ilalang dan rumput liar tumbuh subur. Sehingga lingkungan sekolah pun menjadi tidak sedap dipandang mata. Terlebih suhu udara di Kalimantan sangat panas bila dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia. (Apa hubungannya rumput liar dengan suhu udara panas di Kalimantan? O_Oโ€ )

 

image

Daripada membiarkan tanah dipenuhi rumput liar, guru-guru SDN Bangun Jaya di Kabupaten Sukamara-Kalimantan Tengah memiliki ide yang sangat kreatif dan edukatif. Ya, lahan luas yang dimiliki sekolah ini kini telah dipenuhi oleh tanaman sawit yang kelak dapat menghasilkan uang. Tujuannya adalah dana yang terkumpul dari hasil panen sawit setiap bulan akan digunakan untuk biaya study tour siswa-siswi SDN Bangun Jaya. Dengan demikian para siswa-siswi SDN Bangun Jaya tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk kegiatan tersebut.

 

image

Sawit di bumi Kalimantan bagaikan ladang emas. Banyak warga yang menuai kesuksesan dari tanaman penghasil minyak goreng tersebut. Penghasilan para warga rata-rata setiap bulan dari setiap kapling yang mereka miliki sedikitnya adalah Rp3-4 jutaan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang telah memiliki penghasilan Rp12-20 juta perbulan. Belum lagi jika dikalikan dengan jumlah kaplingan yang mereka miliki. Wow, sangat menggiurkan bukan? Maka tak heran bila harga lahan sawit di Kalimantan Tengah saat ini mencapai berkisar Rp120-200 juta perkapling.

 

image

Para siswa dan siswi di SDN Bangun Jaya sangat bersemangat merawat tanaman sawit di halaman sekolah mereka. Setiap pohon yang mereka tanam diberi patok nama penanamnya, agar mereka dapat fokus merawat tanamannya masing-masing. Guru-guru turut mengawasi dan membantu mereka. Sambil praktek tak jarang guru-guru pun menjelaskan teori merawat tanaman yang baik. Anak-anak diperkenankan untuk melakukan perawatan rutin setiap hari Jumat pada jam mata pelajaran โ€˜Muatan Lokal : Pertanianโ€™ usai melakukan senam SKJ. Mereka sangat berhati-hati saat menggunakan parang, sabit, dan cangkul. Bila terdapat rumput liar di sekeliling tanaman peliharaan mereka, maka mereka akan segera membersihkannya dengan menggunakan parang atau sabit. Pada saat itulah guru-guru harus turut mendampingi mereka agar tidak ada yang terluka karena kelalaian yang dilakukan siswa. Sangat riskan memang, tetapi untunglah para siswa-siswi SDN Bangun Jaya sangat cekatan, selalu berhati-hati dan patuh kepada guru. Saat membersihkan kebun setiap Jumat, anak-anak pun bernyanyi dengan riang. Terbersit harapan study tour segera tiba.

image

Advertisements

About Sugih

I'm just an ordinary people

22 responses to “Bertanam Sawit, Murid SD Bisa Study Tour Gratis!

  1. Gara ⋅

    Wow, lahannya luas-luas sekali. Bandingkan dengan sekolah di kota besar yang lahannya seuprit. Sampai 10ha? Wow, bisa buat stadion sendiri itu Mas :hehe.
    Hebat Mas, anak SD saja sudah ahli dalam skill pertanian. Semoga besarnya nanti mereka jadi pekerja yang andal di bidang-bidangnya.
    Amin, semoga keinginan study tour-nya bisa tercapai dalam waktu yang tidak lama!

    • Sugih

      Iya Bli, Kalimantan kan pulaunya luas tetapi penduduknya sepi. Jadi hampir setiap instansi pemerintah di sini memiliki areal lahan yang luas. Anak-anak di sini sudah terbiasa bermain di kebun sawit karena sering membantu orang tua mereka di kebun sehingga mereka pun terbiasa merawat tanaman sawit. Bukan hal aneh bagi mereka. Amin, semoga mereka kelak menjadi generasi penerus yang berguna bagi bangsa, negara dan agama. Terima kasih Bli Gara atas semua doanya, salam manis dari anak-anak Kalimantan Tengah ๐Ÿ™‚

      • Gara ⋅

        Sawitnya dijual ke mana, Mas, kalau sudah berbuah begitu? (maaf, saya penasaran :hehe).

      • Sugih

        Di sini ada banyak perusahaan minyak goreng Bli. Biasanya truk buah dari setiap perusahaan mendatangi setiap kebun yang sudah panen. Di kebun juga sudah tersedia timbangan khusus untuk buah sawit. Dan transaksi berlangsung setelah buah ditimbang. Harga buah perkilogram berkisar Rp2000-Rp4000 tergantung perusahaannya. Satu gerombol buah biasanya mencapai lebih dari 50 kg.

      • Gara ⋅

        Wah, satu gerombol saja bisa Rp200k, ya. Pantas menjanjikan betul.
        Terima kasih informasinya, Mas.

      • Sugih

        Iya Bli, berminat beli lahan sawit di Kalimantan?

      • Gara ⋅

        Hihi, kemampuannya belum ada Mas ๐Ÿ™‚

      • Sugih

        Kalau diniatkan pasti bisa.

  2. Inayah ⋅

    Hallo Bang, Inayah is back. Hebat banget ya sekolah di Kalimantan. Salut buat anak-anak SD yang begitu antusias memelihara kebun sawit.

    Ayo anak-anak, Kak Inayah doakan acara study tournya sukses ya. Semangat!!!

  3. Bang Sugih juga mengajar? Hebat!

  4. faziazen

    Wow..emang mau study tour kemana?
    Salam kenal ya..dulu hubby kerja di tenggarong, kaltim
    Penasaran..belum.pernah. Ke borneo

    • Sugih

      Di sini banyak tempat bersejarah yang dapat dikunjungi. Tujuan wisata study kami biasanya ke Pangkalan Bun, Sampit, dan Palangka Raya. Rencananya ke depan bila dana yang terkumpul mencukupi ingin menyeberang laut ke Pulau Jawa dan Bali. Semoga saja dapat tercapai.

      Salam kenal kembali Mbak, semoga suatu saat dapat menyambangi tanah Borneo. Terima kasih atas kunjungannya ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s