Posted on

Kehilangan Itu Menyakitkan

image

Kehilangan Itu Menyakitkan

Selama satu bulan terakhir ini aku merasa sedih karena kehilangan banyak hal yang kusayangi. Mulai dari hp kesayanganku Samsung Galaxy Young, hp android pertamaku yang telah banyak membantuku selama 2 tahun terakhir ini. Berkat hp yang memang sih harganya tidak seberapa mahal, waktu pertama keluar aku membelinya seharga Rp1.250.000,00 dan setelah 2 tahun berlalu harganya turun menjadi Rp850.000,00 tetapi bagiku nilai fungsinya sangat berharga sekali. Berkat hpku tersebut aku berhasil masuk bergabung menjadi anggota penulis di suatu forum penulis dan menjadi penulis yang cukup diminati oleh banyak pembaca, rating pembacaku selalu menempati posisi nomor dua teratas di forum penulis tersebut, not bad lah! Sampai-sampai aku sering menerima banyak email dari para pembaca cerita-ceritaku, mereka mengaku sebagai pengagum beratku! Parahnya ada salah seorang di antara mereka yang berhasil mendapatkan nomor ponselku dan setiap hari mengirimiku sms cinta! Gubrak! Selama menulis aku sama sekali tidak menggunakan laptop, aku menginstall King Soft Office sebagai aplikasi menulisku di hp. Kemudian cerita yang kutulis, kuposting langsung di web forum penulis. Hebat kan hpku itu?
Berkat hpku itu juga aku berhasil mengantarkan Rahmat, murid favoritku di SMA, menjadi juara 1 pada lomba pidato Bahasa Inggris di tingkat kabupaten. Memang sih, Rahmat sudah sering berlatih pidato Bahasa Inggris denganku sejak kelas 1 SMP, tetapi ketika ia mengikuti lomba itu Rahmat banyak bergantung kepada hpku. Aku kerap merekamnya saat ia latihan, dari rekaman itulah Rahmat bisa mengetahui di mana letak kekurangannya saat ia membawakan pidato. Tidak hanya itu Rahmat pun sering menggunakan aplikasi Google Translate yang kuinstall untuk mendengarkan langsung cara mengucapkan (pronunciation) Bahasa Inggris yang dirasa cukup sulit baginya. Tak heran kan, kalau akhirnya Rahmat berhasil menjadi juara 1? Sayang seribu sayang, setelah Rahmat berhasil menyabet gelar sang juara ia pindah sekolah ke Pulau Jawa. Ini adalah kehilangan pertama sebelum aku kehilangan hpku! Sebenarnya hpku tidak hilang, hanya mengalami kerusakan dan tidak tertolong lagi untuk diperbaiki. Mengapa? Karena ini sudah ketiga kalinya hp Samsungku masuk dapur service! Tetapi untunglah, dari rizki yang kudapat, aku bisa membeli Samsung kembali dengan performa yang menurutku jauh lebih baik, Samsung Galaxy Ace 3. Dan aku bisa mendapatkan kembali data-dataku yang tersimpan di hp Samsungku yang sebelumnya dengan mensinkronisasikan akun google yang kumiliki. Dan seluruh back up pun muncul. Alhamdulillah!
Kehilanganku yang ketiga adalah sinetron kesukaanku, Fortune Cookies! Beu.. Segitunya banget! Masalahnya mengapa aku suka sekali sinetron ini? Sebab penulis skenario film ini adalah Hilman Hariwijaya, salah satu penulis favoritku selain Sutan Takdir Alisjahbana, dan NH Dini! Pokoknya menurutku semua karya-karya Om Hilman Hariwijaya benar-benar TOP BGT! Nah, Fortune Cookies tidak hanya menarik dari segi cerita, tetapi juga para bintang yang memainkannya! Well done deh untuk Yuki Katrok ups maksudku Yuki Kato, juga untuk Stefan William, Giorgino Abraham, Nasha Marcella, Natasha Wilona dkk. Plus soundtrack sinetron yang sesuai banget, Fortune Cookie Yang Mencinta, yang dibawakan oleh JKT48. Ketika menonton episode terakhirnya kemarin sore yang berakhir happy ending (walaupun sedikit janggal dan menggantung) aku merasa sedih banget karena tidak bisa lagi melihat kelucuan di antara Gio dan Fatin (ikan patin kalee) yang tidak pernah rukun seperti Tom and Jerry. Tapi ya namanya juga cerita, ada beginning juga pasti ada ending kan? Aku hanya berharap semoga dalam waktu dekat aku bisa melihat lagi karya-karya terbaik Om Hilman Hariwijaya. Dan semoga aku bisa mengejar kesuksesan karirnya sebagai penulis. Amin!
Kehilangan keempatku adalah menjelang awal maret nanti akun blogku di opera akan ditutup oleh tim opera. Karena Opera tidak sanggup mengungguli web hosting lainnya yang memiliki fitur lebih canggih dari Opera. Padahal aku sudah memiliki ratusan teman yang kusayangi di sana baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Untunglah sebagian dari mereka di sana sudah berteman denganku di facebook. Sehingga aku masih dapat berkomunikasi dengan mereka seperti biasanya. Tetapi yang membuatku sedih dari ditutupnya akun opera kami adalah hilangnya seseorang yang sudah membuatku jatuh cinta padanya! Cie… Namanya Danielle Laure, dia berasal dari Filipina. Dari postingan-postingan yang ditulisnya di Opera, tampak sangat jelas olehku kalau dia adalah orang yang pesimis. Dan entah mengapa, aku sangat ingin sekali berada di dekatnya untuk memupus semua kesedihan yang dirasakannya. Sayang sebelum tim Opera menutup akun kami, Danielle sudah men-shut down akun operanya duluan. Akupun kehilangan kontaknya. Sekarang aku tak tahu harus bagaimana lagi agar bisa terhubung kembali dengannya. Di percakapan terakhir kami, aku sempat meninggalkan nomor ponselku padanya, berharap kelak kami dapat bertemu kembali di jejaring sosial lainnya! Semoga!
Kehilanganku yang kelima, hari ini adalah hari pertama bimbingan belajarku dibuka kembali di awal tahun 2014 ini, dan aku kehilangan seorang murid yang kusayangi. Adeeb adalah anak yang ganteng, periang, enerjik dan tak pernah mengenal lelah dengan segudang kegiatan yang diikutinya. Aku heran makan apa sih itu anak bisa tetap ceria dan segar setiap harinya? Kegiatan di sekolah seabreg minta ampun, ada jam tambahan matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia, PRAMUKA, dan ekstrakurikuler Sepak Bola. Di luar jam sekolah, Adeeb pun mengikuti kegiatan les denganku Senin-Kamis, plus Sabtu dan Minggu. Belum lagi mengaji setiap malam, dan les Olimpiade IPA setiap Jumat malam. Heran, padahal baru kelas 5 SD tapi jarang kena penyakit padahal badannya kurus sekali. Anak itu tidak pernah protes kepada guru, tidak pernah nyleneh, dan selalu patuh kepada guru. Saking kalemnya, kakek-neneknya sangat sayang padanya. Di sekolah saja banyak murid perempuan yang mengidolakannya, baik teman sekelasnya, adik kelasnya, bahkan sampai kakak kelasnya di kelas 6 yang sudah mengalami pubertas! Oleh karena itu aku sangat berharap sekali, suatu hari nanti aku dan pasanganku akan dikaruniai Allah seorang anak yang ganteng, cerdas, periang, dan enerjik seperti Adeeb! Sekarang Adeeb sudah pindah sekolah ke Pulau Jawa, semoga saja di sana Adeeb tetap dapat mempertahankan prestasi seperti di Kalimantan ya! Amin.
Dari semua kehilangan yang kualami, kalau banyak dipikirkan kehilangan itu rasanya menyedihkan dan sakit sekali! Tetapi dari kehilangan itu aku belajar untuk ikhlas! Ikhlas untuk menerima kenyataan! Alhamdullillah, Allah selalu mengganti kehilangan yang kualami dengan sesuatu yang lebih baik! So, buat pembaca semua yang mungkin juga sedang merasa kehilangan, janganlah pernah merasa Tuhan itu tak adil, karena segala sesuatu itu selalu ada hikmahnya tersendiri. Hidup itu kan seperti cerita, ada awal dan pasti ada akhirnya. Ada orang yang datang ke dalam kehidupan kita pasti ada pula orang yang pergi meninggalkan kita! Tuhan sudah mempunyai rencana yang lebih baik terhadap kejadian yang menimpa diri kita! 

Advertisements

About Sugih

I'm just an ordinary people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s