Posted on

Kesalahpahaman Orang Jepang dengan Orang Jawa

Seorang turis Jepang yang berbadan
gemuk sedang bertamasya di candi
Borobudur, Indonesia. Panas terik
matahari siang itu membuat
matanya silau,sehingga ia
memutuskan untuk memakai
sunglasses (kacamata hitam).

Sebenarnya turis Jepang itu adalah
orang yang tidak memiliki rasa
percaya diri tinggi. Sehingga ke
mana pun ia melangkah, ia selalu
berjalan sangat kikuk. Tanpa sengaja
ia menyenggol seorang pemuda Jawa
yang sedang berjalan di depannya.
Pemuda Jawa itu terjatuh dan
mencaci si turis Jepang.

Pemuda Jawa : Dasar BUTA! Jalan
enggak pake mata!

Turis Jepang : (berkata dalam hati)
Aduh saking gemuknya badanku,
orang itu memanggilku BABI.

*Buta (Bahasa Jepang) : Babi

Pemuda Jawa : Eh sini loe, minta
maaf nggak!

Panggil si Pemuda Jawa kepada Turis Jepang.

Namun melihat kemarahan si
Pemuda Jawa, si Turis Jepang pun
ketakutan dan bersiap mengambil
langkah 1000.

Pemuda Jawa : Eh, DANCHO! Punya
kuping nggak sih?!

Hardik si Pemuda Jawa geram.

*Dancho (Bahasa Jawa) : Setan

Mendengar kata Dancho si Turis
Jepang berbalik arah dan
membungkukan badan berkali-kali,
seraya berkata : ARIGATOU
GOZAIMASU! (terima kasih ya)

*Dancho (Bahasa Jepang) : Jenderal

Pemuda Jawa : ??? (bingung)

Advertisements

About Sugih

I'm just an ordinary people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s