Posted on

Tokyo Love Story (Kisah Cinta dari Kota Tokyo)

Produksi : Fuji TV Tahun 1991
Sutradara : Kozo Nakayama
Genre : Drama 11 episode
Pemain : Honomi Suzuki, Yuji Oda, Narimi
Arimori , Yosuke Eguchi, Akiho Sendo
KISAH ini diadaptasi dari komik (manga)
dengan judul sama karya Fumi.
Soundtracknya Love Story wa Totsuzen ni
yang dinyanyikan Kazumasa Oda sangat
laris. Selain itu, serial drama Jepang ini
adalah teledrama Asia pertama yang
sangat popular di Indonesia, setelah Oshien
di era TVRI.
Kepindahan Kanji Nagao ke Bagian
Penjualan, Heart Sports di Tokyo,
mempertemukannya dengan teman baru
Rika Akana. Selain itu Kanji juga bisa
mengikuti reuni dengan teman-teman satu
SMA-nya yang tinggal di Tokyo, yakni
Mikami dan Satomi. Ketiganya adalah
teman sejak kecil dan tumbuh bersama.
Mikami adalah sahabatnya yang
berkepribadian terbuka, dan cenderung
playboy. Sementara Satomi adalah wanita
yang diam-diam dicintainya.
Kanji yang naïf dan peragu langsung shock
ketika melihat Mikami dan Satomi
berciuman. Mikami yang memang sering
bertengkar dengan Kanji karena Satomi
bahkan tidak ragu mengumumkan
hubungan mereka. Dia mengatakan,
Satomi yang pendiam membalas
perasaannya. Dia tak peduli bila hal
tersebut akan menyakiti Kanji.
Namun kehadiran Rika yang periang dan
selalu bersemangat mampu menghibur
kekecewaan Kanji. Bahkan dia berusaha
terus berada di dekat ketiga sahabat
tersebut sehingga membuat persahabatan
mereka tidak putus. Kanji menerima Rika
sebagai kekasihnya. Hubungan mereka
sempat terganggu, karena Kanji
mendengar Rika pernah punya hubungan
dengan bos mereka, Sendo, yang sudah
berkeluarga.
Sifat Mikami yang cenderung playboy
membuatnya tak mampu menahan diri
untuk mendekati teman kuliahnya, Naoko
Nagasaki. Kecuekan Naoko membuatnya
penasaran. Tapi ternyata, sebenarnya
Naoko yang sudah dijodohkan tersebut
juga memperhatikannya. Bahkan, dia rela
membatalkan pernikahannya demi Mikami.
Hubungan Mikami dan Naoko akhirnya
diketahui Satomi. Kepada siapa lagi dia
mengadu selain pada teman akrabnya yang
lain, Kanji. Dia pun mulai menyadari,
sebenarnya Kanji sangat
memperhatikannya, melebihi Mikami. Meski
dia mengetahui hubungan Kanji dan Rika,
dia berusaha menguji, apakah perasaan
Kanji pada Rika lebih besar daripada
perasaan Kanji padanya. Kanji yang peragu
tentu saja kesulitan ketika dihadapkan
pada pilihan ini. Apalagi dia mengira,
Satomi yang pemurung lebih memerlukan
kehadirannya daripada Rika yang tampak
selalu gembira seolah tak pernah punya
masalah.
Rika yang mengenal sifat Kanji mengetahui
mengapa hubungan mereka renggang
belakangan ini. Dia pun memutuskan untuk
menerima tawaran pindah ke Amerika,
berharap Kanji yang merasa kehilangan
akan mencegah kepergiannya. Namun
harapannya tidak menjadi kenyataan.
Karena Kanji yang peragu selalu terlambat
untuk mengetahui perasaannya sendiri.
Ketika dia sampai ke stasiun, Rika sudah
terlanjur pergi.
Kereta yg membawa kepergian Rika,membuat Kanji tertunduk lesu & menyesal.Namun selang sesaat kereta telah berlalu,tiba-tiba terdengar suara Rika memanggil nama Kanji dari seberang rel.Sambil tersenyum-senyum Rika menghampiri Kanji.
Cinta Rika & Kanji masih terus berlanjut.Meski Satomi terus menguji kesetiaan Kanji.Rika yg periang & selalu apa adanya,melihat cinta Kanji yg semakin besar untuk Satomi memilih untuk mundur.
Di atas sebuah jembatan,Rika memohon agar Kanji dapat bersikap tegas,memilih antara dia atau Satomi.
Kanji sempat terdiam sejenak,dengan nada yg pelan Kanji memberi kepastian kepada Rika,bahwa ia telah memutuskan akan menikah dengan Satomi.
Rika tersenyum di kulum menutupi rasa kecewanya terhadap Kanji.Setelah mengucapkan kata-kata perpisahan,Kanji & Rika akhirnya berpisah berlawanan arah di atas jembatan tersebut.
Saat Kanji melangkah maju,Rika menoleh ke belakang menatap punggung Kanji,namun Kanji tak tahu kalau Rika sedang menatap kepergiannya.Saat Rika melangkah maju,Kanji menoleh ke belakang menatap punggung Rika,namun Rika tak tahu kalau Kanji sedang menatap kepergiannya.Kanji melangkah lagi,Rika pun melangkah lagi.Kanji menatap punggung Rika.Selang sesaat Rika pun menatap punggung Kanji.Tapi sayangnya mereka tak pernah bertemu pandangan.

Advertisements

About Sugih

I'm just an ordinary people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s